Home » Kaskus Hot Threaad » Jakarta Nyaris Kehabisan Darah

Jakarta Nyaris Kehabisan Darah

August 12th, 2012 Kaskus Hot Threaad
Jakarta Nyaris Kehabisan Darah

Petugas PMI Mustafa Kamal menata kantong darah di kamar dingin bersuhu tiga derajat celcius di PMI DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (25/7/2012). Data donasi di seluruh Indonesia menunjukkan, setiap bulan puasa terjadi penurunan stok darah di PMI sebesar 50-60 persen.

Jakarta Nyaris Kehabisan darah. Stok darah di DKI Jakarta tersisa 1.900 kantong. Stok itu akan habis dalam dua-tiga hari dengan asumsi tidak ada pendonor. Biarpun masih ada persediaan, darah untuk golongan A dan AB nyaris kosong.

Demikian diutarakan oleh Kepala Unit Transfusi Darah PMI DKI Jakarta dr Salimar Salim, MARS, Sabtu (4/8/2012).

“Apalagi jumlah pendonor di masa puasa ini merosot tajam,” katanya. Pada hari biasa, UTD bisa mengumpulkan 1.000 kantong darah dalam sehari. Adapun jumlah pendonor yang tercatat sekitar 300.00 orang.

Namun, seusai donor darah, pendonor baru bisa mendonorkan darah lagi sekitar 3 bulan kemudian. Adapun pemakaian darah tidak melebihi 1.000 kantong darah per hari. “Supply and demand berimbang tetapi supply agak lebih banyak,” kata Salimar.

Namun, saat puasa, jumlah pendonor merosot 70 persen atau dari 1.000 orang menjadi 300 orang per hari. Padahal, kebutuhan darah tetap sekitar 1.000 per hari. Akibatnya, saat ini, pasokan darah PMI menjadi kritis.

“Terutama untuk golongan darah A dan AB yang permintaan trombositnya banyak,” kata Salimar.

Stok darah kritis terutama dialami oleh PMI Jakarta Timur. Wilayah ini merupakan yang paling kritis sebab selama puasa ini maksimal hanya dapat mengumpulkan dua pendonor dalam sehari. Saat ini, ketersediaan darah B dan AB kosong. Untuk darah A ada 106 kantong, O ada 112 kantong, dan darah lengkap untuk operasi golongan A, B, dan AB kosong sedangkan golongan O ada 9 kantong.

Ketua PMI Jaktim Kustono mengaku amat khawatir dengan stok darah yang ada. Untuk menyelamatkan stok, jumlah pendonor harus bertambah. Masalahnya, dalam bulan puasa, ada persepsi yang keliru.

Pertama, masih ada masyarakat yang menilai bahwa mendonor darah pada masa puasa akan membatalkan ibadah ini. Padahal, untuk hal ini, Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa bahwa mendonor darah saat puasa tidak membatalkan ibadah bahkan menambah pahala.

Kedua, ada persepsi juga bahwa mendonor darah pada puasa bisa membuat tubuh lemas. Padahal, menurut PMI, mendonor darah bisa dilakukan seusai buka atau malam hari. UTD pun buka 24 jam.

Sumber

Leave comment for Jakarta Nyaris Kehabisan Darah





Related Post to Jakarta Nyaris Kehabisan Darah

Samaun Samadikun Bapak Mikroelektronika Indonesia

April 15, 2016
Google doodle hari ini adalah Prof. Samaun Samadikun, seorang insiyur, pendidik, serta ilmuan Indonesia. Ia dikenal sebagai seorang figur dosen ITB dan pendidik yang...

8 Hal Baru dan Unik di Windows 8

December 19, 2012
ada 8 Hal Baru dan Unik di Windows 8. Windows 8 adalah versi yang sama sekali baru dari Windows yang, selain desktop tradisional, juga mencakup...

Pengertian Teknologi Informasi

January 2, 2017
Pengertian Teknologi Informasi, Tujuan, Fungsi & Mеnurut Pаrа Ahlі аdаlаh ѕuаtu ѕtudі реrаnсаngаn, іmрlеmеntаѕі, реngеmbаngаn, dukungаn аtаu mаnајеmеn ѕіѕtеm іnfоrmаѕі bеrbаѕіѕ kоmрutеr, tеrutаmа раdа...

TOP 13 Tipe Pria Yang Menjadi Dambaan Wanita Masa Kini

November 5, 2012
inilah TOP 13 Tipe Pria Yang Menjadi Dambaan Wanita Masa Kini. Pepatah menyebutkan bahwa Lelaki adalah buaya darat, istilah buaya darat dapat diartikan dari...