Home » Info Teknologi » Perbedaan Malware, Trojan, Virus, Worm dan Spyware

Perbedaan Malware, Trojan, Virus, Worm dan Spyware

December 17th, 2012 Info Teknologi
Perbedaan Malware, Trojan, Virus, Worm dan Spyware

statistik malware -image by wikipedia

Apasih perbedaan antara malware, trojan, virus, worm, dan spyware? Jawaban umum yang kita dapatkan yaitu mereka adalah program jahat yang menyerang komputer. Memang jawaban ini tidak salah 100% bahkan benar, hanya saja perlu dirinci bagaimana ciri-ciri dari setiap program jahat tersebut.

 5 istilah diatas dikategorikan sebagai kode jahat malware (malicious software / software jahat / kode jahat). Karena malware adalah kode jahat, maka ia mencakup worm, trojan, virus, spyware / adware, rootkit, bots, exploit, backdoor dan lainnya.

 Malware

 Malicious Software adalah software yang diciptakan untuk tujuan jahat. Pada dasarnya malware adalah software / program komputer, yang membedakan malware dengan software adalah tujuan dan aksinya yang merugikan komputer korbannya seperti mengubah (menghapus, mencuri atau menyembunyikan) data, mengkonsumsi bandwidth atau sumber daya lain tanpa seizin pemilik komputer atau aksi lain yang merugikan.

 Virus

 Malware yang untuk menginfeksi komputer membutuhkan bantuan / intervensi pihak ke tiga (biasanya sih manusia) untuk menjalankan dirinya dan tidak bisa berjalan secara otomatis menginfeksi komputer. Supaya manusia mau menjalankan dirinya, virus memalsukan dirinya sebagai program baik-baik seperti .doc, .jpg atau folder yang jika di klik akan menjalankan virus.

 Dalam banyak kasus, supaya makin meyakinkan manusia untuk mengklik dirinya, virus memalsukan diri (icon, ekstensi) sebagai gambar porno, file crack atau hal lain yang akan menarik orang melakukan klik.

 Worm

 Malware yang dapat secara otomatis menginfeksi komputer tanpa bantuan pihak ke tiga. Jadi sekali worm ada di komputer / jaringan, ia akan secara otomatis menyebarkan dirinya ke komputer lain tanpa bantuan atau bahkan tanpa dapat dicegah oleh para pemilik komputer lain dalam jaringan.

 Tentunya ada pertanyaan, kalau worm bisa menyebarkan dirinya secara otomatis, lalu mengapa orang tidak membuat worm semua, kok malah membuat virus yang membutuhkan bantuan orang untuk mengaktifkan dirinya. Jawabannya: origami adalah … oops, salah.

 Supaya worm dapat menginfeksi komputer secara otomatis ia harus mengeksploitasi celah keamanan (vulnerability) software (bisa Windows, Office, Adobe Acrobat atau software apapun yang umumnya populer yang menjadi sasaran).

 Jadi jika celah keamanan yang dieksploitasi/dimanfaatkan oleh worm untuk menyebarkan dirinya secara otomatis sudah ditambal (patch) maka worm tersebut menjadi memble dan tidak memiliki kemampuan menginfeksi sistem lagi. Jadi dalam sistem yang terpatch, virus malah lebih mudah menginfeksi sistem dibandingkan worm.

OOT

 Untuk mencegah eksploitasi pada celah keamanan (vulnerability) vendor software mengeluarkan tambalan (patch) setiap kali muncul celah keamanan. Kumpulan patch-patch itulah yang dinamakan ‘service pack’, jadi sekarang kamu tahu mengapa setiap kali instal OS harus menginstal ‘service pack’.

 Salah satu tujuan utama adalah supaya celah-celah keamanan dan bug lain yang ditemukan selama bertahun-tahun sebelumnya dapat ditambal semuanya dan komputer aman dan lancar jaya dijalankan dan menjelajah jaringan / internet.

 Pada sistem OS yang terbaru penambalan celah keamanan terjadi secara otomatis dimana setiap kali komputer dinyalakan dan terhubung ke internet ia akan mengecek patch terbaru dan secara otomatis melakukan update sehingga terhindar dari eksploitasi.

Trojan

 Sama seperti film Troy, trojan adalah kuda troya yang akan berpura-pura sebagai program berguna baik crack, game atau program lain yang secara diam-diam menginstalkan dirinya pada sistem dan menjalankan kegiatan mata-mata seperti mencuri data, merekam ketukan keyboard dan mengirimkan ke alamat yang telah ditentukan oleh pembuatnya.

Spyware

 Seperti film 007, spyware adalah program untuk memata-matai komputer korbannya. Pada awalnya spyware diciptakan untuk memata-matai profil pengguna komputer dan salah satu pemanfaatannya adalah menampilkan adware (software penampil iklan / ad) sesuai dengan profil / minat pengguna komputer dimana setiap kali iklan tampil di komputer korbannya akan memberikan keuntungan finansial langsung bagi pembuat adware ini (pay per click).

 Setelah hal ini diberangus, kemudian beredar rogue antivirus (antivirus palsu) yang merupakan metamorfisis adware yang awalnya mengharapkan keuntungan finansial dari pemasang iklan saat tampil di komputer korbannya, karena banyaknya ad-blocker maka ia berkembang menjadi rogue antivirus yang jika berhasil aktif di komputer korbannya ia akan menakuti korbannya dengan menampilkan pesan palsu seakan-akan komputer korbannya terinfeksi oleh banyak sekali malware berbahaya dan pesan dirancang sedemikian rupa untuk mengganggu dan hanya bisa dibersihkan jika membeli aplikasi antivirus pada link yang disediakan.

sumber

Leave comment for Perbedaan Malware, Trojan, Virus, Worm dan Spyware





Related Post to Perbedaan Malware, Trojan, Virus, Worm dan Spyware

TOP 13 Tips Sukses ala Joe Girard

November 7, 2012
e-technie.com – Inilah Tips Sukses ala Joe Girard, tokoh penjualan nomor satu di dunia. Dia adalah salesman terhebat dan tersukses didunia. Joe Girard, pada...

Trik membuat file robots.txt untuk optimasi seo

May 18, 2013
Salah satu cara agar website an blog kita cepat di inex adalah dengan membuat file robots.txt. Trik membuat file robots.txt untuk optimasi seo merupakan...

Sekilas TV Internet atau TV Online

September 14, 2012
Internet televisi (atau dikenal sebagai TV internet, atau TV Online) adalah distribusi digital konten televisi melalui Internet. TV internet tidak sama dengan Web video-...

Tips untuk orang tua dari bayi yang baru lahir

September 23, 2012
beberapa tips yang sangat berguna bagi orang tua dari bayi yang baru lahir. Berikaplah realistis. Persiapkan diri Anda untuk rencana tak terduga seperti jadwal...